Vaksinasi booster untuk orang dewasa yang lebih tua perlu dipercepat: kepala polisi

  • Whatsapp

Jakarta (ANTARA) – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta TNI, Polri, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memaksimalkan percepatan vaksinasi booster COVID-19 bagi lansia.

“Khusus lansia, sesuai dengan surat edaran Kemenkes, mereka dapat diberikan kesempatan untuk mengikuti vaksinasi booster jika telah menerima vaksin primer selama tiga bulan,” katanya, menurut keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu. .

Read More

Permintaan itu disampaikan Prabowo saat memantau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Taman Bunga Nusantara, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Polri akan mengejar target vaksinasi booster untuk lansia sebagai bentuk perlindungan terhadap kelompok tersebut, tegasnya.

Dosis ketiga atau booster memperkuat respon imun pada orang dewasa yang lebih tua, terutama mereka yang memiliki penyakit penyerta, katanya.

Vaksinasi sangat penting untuk menekan peningkatan penyebaran COVID-19 yang disebabkan oleh varian Omicron, katanya. Untuk itu, target vaksinasi harian nasional dinaikkan dari 1,1 juta dosis per hari menjadi 1,6 juta dosis per hari, tambahnya.

Dengan meningkatkan target vaksinasi, diharapkan Indonesia mampu mengatasi lonjakan Omicron, jelasnya.

Berita terkait: 140.420.471 orang Indonesia divaksinasi penuh terhadap COVID-19

Menurut data resmi, tingkat pemulihan COVID-19 nasional saat ini mencapai 80 hingga 90 persen, katanya. Sementara itu, angka kematian rata-rata masih di tiga persen, meskipun beberapa daerah mencatat angka kematian lima atau enam persen, tambahnya.

Pemerintah Indonesia meluncurkan program vaksinasi nasional pada 13 Januari 2021, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kekebalan masyarakat terhadap COVID-19. Presiden Joko Widodo adalah penerima vaksin pertama yang mengikuti program tersebut.

BACA JUGA:  Bom meledak di Kantor Polisi Kyauktada di pusat kota Yangon

Menurut data Kementerian Kesehatan, per 23 Februari 2022, hampir 190.228.123 orang Indonesia telah menerima vaksin COVID-19 pertama mereka, 142.270.154 telah divaksinasi lengkap, dan 9.166.818 telah menerima suntikan booster.

Berita terkait: Orang yang divaksinasi lengkap harus dapat bepergian: Patria

Related posts