Pemerintah meninjau peluncuran vaksinasi keempat: kementerian

  • Whatsapp

Dosis vaksinasi pertama mengurangi risiko kematian hanya 16 persen.

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah masih mengkaji perlunya pemberian vaksin COVID-19 dosis keempat kepada masyarakat, kata Wakil Menteri Kesehatan Dante S Harbuwono.

Read More

“Jika kajian kami menunjukkan perlunya pemberian vaksin keempat Covid-19, maka vaksinasi akan kami lakukan,” ujarnya dalam diskusi online antisipasi lonjakan kasus Omicron di luar wilayah Jawa dan Bali, Rabu.

Alih-alih mengikuti sejumlah negara lain yang sudah mulai memberikan dosis vaksinasi keempat kepada warganya, pemerintah Indonesia saat ini fokus pada peningkatan cakupan dosis pertama dan kedua di seluruh tanah air, ujarnya.

Pemerintah masih menilai program vaksinasi yang sedang berjalan, katanya.

“Setelah pemberian vaksinasi primer selesai pada Juni 2022, kami akan mengevaluasinya dengan uji klinis epidemiologis,” kata Wamenhub.

Sementara itu, mengenai booster shot yang sudah mulai disosialisasikan kepada publik, ia menegaskan peluncurannya didukung oleh riset.

Menurut penelitian, perlindungan yang diberikan oleh vaksin mulai menurun dalam tiga hingga enam bulan, katanya.

Mengingat vaksin dapat mengurangi risiko kematian dan keparahan gejala COVID-19, Harbuwono mengimbau masyarakat untuk segera menyelesaikan vaksinasi primernya.

Berita terkait: BIN akan memvaksinasi ratusan TK dan pelajar Yogyakarta

Sedangkan bagi mereka yang memenuhi syarat untuk mendapatkan dosis ketiga harus mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan suntikan, katanya.

“Dosis vaksinasi pertama mengurangi risiko kematian hanya 16 persen. Yang kedua mengurangi risiko hingga 67 persen, sedangkan yang ketiga mengurangi risiko hingga 97 persen. Oleh karena itu, vaksinasi merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk menekan angka kematian tersebut,” imbuh Wamenhub.

BACA JUGA:  Filipina menduduki puncak kepemilikan NFT di antara 20 negara, ungkap survei

Berdasarkan website kementerian, hingga pukul 18.00 WIB pada 23 Februari 2022, pemerintah telah memberikan 190.228.123 dosis vaksinasi pertama, 142.270.154 dosis kedua, dan 9.168.818 dosis ketiga.

Total target vaksinasi pemerintah adalah 208.265.720 orang.

Berita terkait: Omicron dapat menyebabkan masalah kesehatan yang fatal pada anak-anak: IDAI

Related posts