PDN di ibu kota negara baru untuk mendorong pemerintahan berbasis sistem digital

  • Whatsapp

Jakarta (ANTARA) – Pusat Basis Data Nasional (PDN) di Ibu Kota Negara Nusantara (IKN) yang ditargetkan bisa terealisasi pada 2024, nantinya akan mendorong pemerintah berbasis sistem digital untuk mewujudkan smart city yang terintegrasi, kata pejabat Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Ibukota negara Nusantara akan menggunakan Sistem Smart City dan diharapkan dapat menjadi acuan bagi kota-kota lain.

Read More

Kementerian Komunikasi dan Informatika sedang mempersiapkan pembangunan Pusat Basis Data Nasional (PDN) sebagai infrastruktur yang akan mendorong layanan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di IKN. PDN akan berlokasi di empat kota di Indonesia. , termasuk IKN,” kata juru bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika Dedy Permadi, Senin.

Lebih lanjut, SPBE tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018, dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika sebagai yang terdepan dalam mengimplementasikan teknologi di pemerintahan.

SPBE dalam regulasinya dimaksudkan untuk mempercepat pelayanan di pemerintahan menjadi lebih efektif, transparan, dan aman dari cara-cara sebelumnya.

Permadi menyatakan, pemerintah sebenarnya sudah mulai menerapkan SPBE di kementerian dan lembaga pemerintah, baik di tingkat nasional maupun daerah, namun SPBE yang ada tampaknya belum terintegrasi secara utuh.

Berkaca pada fakta tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika yang membidangi teknologi di struktur Pemerintah Pusat mendorong kehadiran PDN, tambahnya.

Sementara itu, pada 2022, pemerintah telah merencanakan untuk memulai pembangunan PDN pada kuartal ketiga atau keempat di empat lokasi: IKN Nusantara, Batam di Kepulauan Riau, Bekasi di Jawa Barat, dan Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur (NTT).

BACA JUGA:  Bali: Kemendikbud menobatkan Beraban, Dauh Peken sebagai desa ramah perempuan

PDN yang disiapkan kementerian direncanakan mulai beroperasi pada 2023.

Selain sistem data yang terintegrasi bagi pemerintah baik di tingkat nasional maupun daerah, kehadiran PDN juga akan membantu lebih banyak kota di Indonesia menjadi kota pintar dibarengi dengan upaya pemerintah menghadirkan jaringan 4G di terluar, terpencil, dan daerah tertinggal (3T) serta untuk meningkatkan jangkauan jaringan 5G, kata Permadi.

Berita terkait: Insentif bagi pengusaha muda, pekerja di master plan Nusantra
Berita terkait: Pengembangan ibu kota baru peluang besar bagi arsitek: menteri
Berita terkait: Ibu kota negara baru jadi daerah otonom: Mendagri

Related posts