Meski bukan psikolog, kamu juga perlu tahu 10 gangguan kepribadian yang dibagi menjadi 3 klaster!

Banyak seluk beluk yang bisa kita ketahui dari kepribadian seseorang, bahkan jika Anda bukan seorang psikolog, tidak ada salahnya untuk mengetahui hal ini. Karena, sebagai makhluk sosial, Anda akan bertemu banyak orang dalam hidup Anda dengan kepribadian yang berbeda-beda.

Mungkin Anda juga akan menemukan seseorang dengan gangguan kepribadian dalam dirinya. Jika Anda mengabaikan hal ini, bisa jadi Anda juga akan kesulitan menghadapi dan menyerang diri sendiri.

Menurut Psychology Today, gangguan kepribadian dapat mencerminkan kombinasi sifat kepribadian yang berpotensi mengganggu, seperti tidak ramah atau narsisme tinggi, yang membuat seseorang sulit bergaul atau membuat orang tersebut memperlakukan orang lain dengan buruk.

Di lapangan, gangguan kepribadian biasanya didefinisikan sebagai serangkaian tanda dan gejala yang mencerminkan bahaya atau kesulitan yang berasal dari cara hidup seseorang. Dikutip dari sumber yang sama, setidaknya ada 10 gangguan kepribadian yang dikelompokkan menjadi tiga klaster. Apa pun?

Gugus A

Pola berpikir yang aneh atau eksentrik adalah ciri dari gangguan kepribadian Cluster A. Seperti kecurigaan terus-menerus atau ketidaktertarikan pada orang lain.

Beberapa orang dengan gangguan kepribadian Cluster A juga memiliki keyakinan aneh, yang sesuai dengan gangguan psikotik seperti skizofrenia. Ada tiga jenis gangguan kepribadian cluster A, yaitu paranoid, skizoid, dan skizotipal.

Gugus B

Sementara gangguan kepribadian Cluster A ditandai dengan pola pikir eksentrik, gangguan kepribadian Cluster B ditandai dengan keadaan emosi yang tidak stabil dan perilaku yang tidak menentu.

Mereka cenderung menyerang atau mencoba memanipulasi orang lain. Hal ini juga dilakukan bersamaan dengan perilaku lainnya, sehingga dapat menyebabkan gangguan besar dalam hubungan interpersonal. Antisosial, ambang, histrionik, dan narsistik, adalah empat gangguan kepribadian yang termasuk dalam kelompok ini.

Gugus C

Gangguan kepribadian Cluster C melibatkan cara berpikir seseorang dalam hubungannya dengan orang lain dan ditandai dengan kecemasan dan ketakutan. Entah dari mana, kecemasan ini mendarah daging.

OCD atau Obsessive-Compulsive Personality Disorder merupakan gangguan kepribadian yang cukup dikenal dalam klaster ini, diikuti oleh gangguan kepribadian menghindar dan gangguan kepribadian dependen.