Kemendagri bantu 3.270 desa kelola sampah

  • Whatsapp

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan memberikan bantuan pengelolaan sampah, perubahan iklim, dan perhutanan sosial ke 3.270 “desa iklim” di seluruh Indonesia untuk mendukung upaya penanggulangan perubahan iklim.

Kementerian saat ini mendampingi empat desa di bawah Program Desa Iklim (Proklim) di Kabupaten Gianyar, Bali, Dirjen Pengelolaan Sampah dan Bahan Beracun Berbahaya (PSBL3) kementerian Rosa Vivien Ratnawati diinformasikan pada peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN). ) di sini pada hari Senin.

Read More

“Empat lokasi Proklim yang telah dibantu akan menjadi percontohan bagi 3.270 desa iklim lainnya di seluruh Indonesia,” katanya.

Keempat desa tersebut telah menerapkan praktik pengelolaan sampah yang relatif baik melalui bank sampah, kegiatan pengomposan, dan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) yang melibatkan masyarakat sekitar, ujarnya.

Melalui upaya pengelolaan sampah di empat desa tersebut, ada potensi penurunan emisi gas rumah kaca setara dengan 1.260 gigagram CO2 pada tahun 2030, ungkapnya.

“Hal ini mengesankan karena dengan jumlah penduduk yang sedikit, keempat desa ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengurangan gas rumah kaca dari subsektor sampah,” jelasnya.

Berita terkait: Kemendagri optimis desa iklim berbagi inovasi

Dengan pendampingan melalui program Proklim, diharapkan keempat desa tersebut dapat meningkatkan kapasitas pengelolaan sampahnya secara signifikan, kata Ratnawati.

Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional 2022, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mensinergikan tiga program utama yaitu pengelolaan sampah, mitigasi perubahan iklim, dan perhutanan sosial, pengurangan emisi melalui Proklim dan dengan menggalakkan perhutanan sosial, tambahnya.

BACA JUGA:  Kepemilikan kendaraan yang rendah menghadirkan peluang bagi sektor otomotif: menteri

Dengan mengusung tema “Kelola Sampah, Kurangi Emisi, Kembangkan Proklim”, Hari Peduli Sampah Nasional 2022 diharapkan dapat menjadi wadah untuk memperkuat posisi sektor pengelolaan sampah sebagai kekuatan mitigasi dampak perubahan iklim yang timbul dari sektor persampahan, ujarnya. berkomentar.

Berita terkait: Pengelolaan sampah didukung di bawah Program Desa Iklim

Related posts