Jepang Siap Membekukan Aset Rusia

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengatakan pada hari Kamis bahwa dia akan membekukan aset konglomerat keuangan Rusia, termasuk oligarki, selain sanksi terhadap Rusia.

Amerika Serikat telah meluncurkan satuan tugas bersama dengan negara-negara Eropa untuk bersama-sama mengejar aset perusahaan dan oligarki Rusia yang terkena sanksi, termasuk kapal pesiar, pesawat jet, mobil, dan rumah mewah mereka.

Kishida mengatakan dia mengambil sejumlah langkah di dalam negeri untuk memutuskan hubungan dengan tujuh bank Rusia dari SWIFT (Masyarakat untuk Telekomunikasi Keuangan Antar Bank Seluruh Dunia) atau jaringan keuangan yang menyediakan transfer lintas batas bernilai tinggi kepada anggota di seluruh belahan dunia.

Langkah ini memotong Rusia dari sebagian besar transaksi keuangan internasional, termasuk keuntungan dari produksi minyak dan gasnya yang bersama-sama menyumbang lebih dari 40% pendapatan Rusia.

Pada saat yang sama Kishida juga mengumumkan rencana untuk menerima lebih banyak siswa program pertukaran dari luar negeri sebelum tahun ajaran baru dimulai pada bulan April, meningkatkan batas harian untuk kedatangan luar negeri, dari 5.000 saat ini menjadi 7.000. [em/jm]

BACA JUGA:  PM Israel desak AS tak cabut 'status teroris' Garda Revolusi Iran