Indonesia harus hati-hati merencanakan transisi ke tahap endemik: menteri

  • Whatsapp

Jakarta (ANTARA) – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memperingatkan agar transisi dari pandemi ke tahap endemik tidak terburu-buru, dengan mengatakan negara perlu berhati-hati dalam merencanakan transisi semacam itu.

Dengan terus belajar dari negara asing yang telah memulai transisi ke tahap endemik, Indonesia pada akhirnya akan memasuki tahap endemik dengan memperhatikan dan memperhatikan data ilmiah, kata menteri.

Read More

Warga tidak boleh membandingkan transisi tahap endemis COVID-19 di luar negeri dengan situasi di Indonesia, katanya dalam siaran pers tentang penegakan pembatasan kegiatan, yang disiarkan dari Jakarta, Senin.

“Meskipun beberapa negara, seperti Inggris, Denmark, dan Singapura, telah mencabut sebagian besar pembatasan COVID-19 mereka dan memulai transisi ke tahap endemik, kita tidak perlu ikut-ikutan,” kata Pandjaitan.

Indonesia akan memasuki tahap endemis dengan kehati-hatian secara bertahap, dengan mempertimbangkan data indikator kesehatan, status ekonomi, dan faktor lainnya, katanya.

“Tadi malam, kami telah membahas masalah ini dengan ahli kesehatan dan ahli epidemiologi untuk menyepakati kesimpulan ini, dan kami akan terus mengevaluasi kesiapan kami untuk memasuki tahap endemik,” kata menteri koordinator.

Pandjaitan menginformasikan, pemerintah akan memantau prasyarat endemik, yang meliputi tingkat kekebalan yang tinggi pada warga, jumlah kasus COVID-19 yang rendah sesuai indikator WHO, dan fasilitas kesehatan dan respons kesehatan yang memadai.

Berita terkait: Ahli epidemiologi optimis Indonesia mencapai tahap endemis pada 2022

“Prasyarat itu harus berlangsung dalam waktu yang relatif lama dan mencapai kondisi yang stabil,” katanya.

BACA JUGA:  Selidiki polusi secara komprehensif di sepanjang pantai Laut Panjang: Walhi

Menko menegaskan, usulan, kriteria, dan indikator transisi ke tahap endemis akan disempurnakan dengan masukan dari para ahli.

Untuk memajukan transisi ke tahap endemik, pemerintah akan terlebih dahulu melakukan upaya untuk meningkatkan cakupan vaksin kedua dan distribusi vaksin booster, terutama di kalangan kelompok lanjut usia, katanya.

Pemerintah daerah dan pejabat terkait juga telah didesak untuk meningkatkan vaksinasi lanjutan bagi penduduk yang memenuhi syarat, tambahnya.

“Saya juga meminta warga yang sudah mendapatkan tiket vaksin ketiga atau sudah menyelesaikan dosis vaksin kedua dalam waktu enam bulan untuk mengikuti sosialisasi dan mendapatkan vaksin booster,” imbau Pandjaitan.

Berita terkait: Kunci pengendalian penyakit penyerta untuk mencapai fase endemik: satgas

Related posts