Google Mengakuisisi Perusahaan Keamanan Siber senilai USD 5,4 miliar

  • Whatsapp

Google mengumumkan rencana untuk membeli perusahaan keamanan siber Mandiant senilai USD 5,4 miliar, untuk memperkuat perlindungan konsumen cloud-nya.

Jika akuisisi ini disetujui regulator, itu akan menjadi akuisisi terbesar kedua Google setelah mereka membeli Motorola Mobility senilai USD 12,5 miliar pada 2012, yang kemudian dijual kembali ke Lenovo senilai USD 2,9 miliar.

Read More

Akuisisi terbesar ketiga Google adalah Nest, pembuat produk rumah pintar, yang diakuisisi senilai USD 3,2 miliar pada tahun 2014. Dalam akuisisi Mandiant, Google membayar USD 23 untuk setiap saham Mandiant yang dijual ke publik.

Mandiant yang berdiri sejak 2004 itu akan bergabung dengan divisi cloud computing Google, demikian seperti dikutip CNBC, Kamis (10/3/2022).

“Organisasi di seluruh dunia menghadapi tantangan keamanan siber yang tidak terduga karena kecanggihan dan bahaya serangan yang sebelumnya mengancam lembaga pemerintah kini digunakan untuk menyerang perusahaan di berbagai industri,” kata Thomas Kurian, CEO Google Cloud.

“Kami berharap dapat menyambut Mandiant di Google Cloud untuk meningkatkan keamanan sistem operasi dan layanan kami, untuk membantu konsumen mengatasi tantangan keamanan terpenting mereka,” tambah Kurian.

Sejak berita akuisisi tersebut, saham Mandiant naik 16% pada Senin (7/3/2022). Nilai Bath saat ini adalah USD 5,25 miliar. Mandiant sebelumnya berada di bawah naungan FireEye, hingga kemudian dijual.

Akuisisi Mandiant dikatakan memicu saingan Google Cloud seperti Microsoft dan Amazon untuk meningkatkan keamanan bisnis mereka yang sedang berkembang.

Tren pekerjaan yang mulai bergeser ke pekerjaan jarak jauh dan juga invasi Rusia ke Ukraina meningkatkan jumlah serangan cyber dan membuat jumlah permintaan keamanan perangkat lunak meningkat.

BACA JUGA:  Pertama di Asia, Ini Ruangan Khusus Gamer di ARTOTEL Sanur Bali

Related posts