“Festival Sepak Bola Persib” berkolaborasi dengan anak-anak cacat dan terpinggirkan

  • Whatsapp

Jakarta (ANTARA) – Persib Bandung merayakan hari jadinya yang ke-89 dengan menggelar “Festival Sepak Bola Persib” yang melibatkan sekitar 75 anak difabel dan marjinal dari sejumlah Sekolah Luar Biasa (SLB) dan panti asuhan.

Read More

Peserta berasal dari panti asuhan, panti asuhan anak jalanan, anak difabel dan komunitas anak di pemukiman padat penduduk seperti Rumah Pelangi, Panti Asuhan Al Fien, SLB Cicendo dan SLB Welas Asih Majalengka.

Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Teddy Tjahjono mewakili manajemen, dikutip dari situs resmi klub, Selasa, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas peran Persib di kancah sepak bola nasional.

Menurutnya, ungkapan syukur tersebut diwujudkan dengan melibatkan anak-anak yang memiliki keterbatasan dalam bermain dan berlatih sepak bola di lapangan yang sama.

Baca juga: PSSI: Marc Klok Salah Satu Pemain Senior di SEA Games 2021

“Dalam rangka memperingati HUT ke-89, Persib ingin menyampaikan rasa syukurnya dengan mengajak anak-anak kurang mampu dan disabilitas untuk berlatih dan bermain sepak bola bersama,” ujarnya.

Melalui “Festival Sepak Bola Persib” yang digelar di Lapangan Sepak Bola Republik, Bandung, Senin (14/3), Pangeran Biru ingin menjadi bagian dari olahraga yang dapat menginspirasi dan mendobrak batas serta berbagi energi positif untuk menginspirasi masyarakat, seperti serta masyarakat yang terpinggirkan. lainnya.

Selain berlatih dan bermain sepak bola di bawah arahan staf pelatih Akademi Kepegawaian, para peserta juga menyampaikan harapannya di Tembok Harapan, kemudian menari dan bersenang-senang bersama Prabu, maskot Persib, yang diakhiri dengan pemberian donasi.

BACA JUGA:  Pelatih Sheriff kembali ke rumah untuk mengangkat senjata membela Ukraina

Baca juga: Barito Putera Tahan Persebaya 1-1

Sementara itu, Ketua rombongan SLB Welas Asih asal Majalengka Eman Sulaeman mengungkapkan, kegiatan yang digelar Persib ini merupakan kegiatan yang positif.

Sebab, Eman merasa sepak bola adalah sarana berbagi kebahagiaan dan bisa dinikmati oleh anak-anak difabel.

“Ini kegiatan yang luar biasa. Anak-anak tidak hanya dikenalkan dasar-dasar sepak bola, tetapi juga bersenang-senang dan berbaur dengan teman-teman dari sekolah luar biasa lainnya. Ini merupakan pengalaman yang luar biasa bagi kami yang berasal dari Majalengka untuk dapat mengikuti kegiatan hari ini. acara,” ujarnya.

Tak lupa, Eman mensyukuri perhatian Persib yang diharapkan dapat terus dicurahkan para penyandang disabilitas dan kaum terpinggirkan ke depannya, serta mendoakan Persib juara BRI Liga 1 2021/2022.

“Semoga kegiatan ini bisa terus diadakan untuk Persib. Semoga semakin manprang (menjadi yang terbaik), menjadi klub yang lebih besar lagi, lebih profesional dan tahun ini bisa menjuarai kompetisi BRI League 1,” harap Eman.

Baca juga: Tira Persikabo Targetkan Raih Tiga “Final” untuk Bertahan di Liga 1

Reporter: Zuhdiar Laeis
Redaktur: Aditya Eko Sigit Wicaksono
HAK CIPTA © ANTARA 2022

Related posts