BKKBN tingkatkan peran perguruan tinggi dalam pengurangan stunting

Jakarta (ANTARA) – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) terus mendorong peran perguruan tinggi untuk memperkuat strategi penurunan prevalensi stunting di Indonesia.

“Dalam upaya percepatan penurunan stunting, dalam waktu dekat BKKBN akan bekerjasama dengan Forum Rektor Indonesia dalam platform Kedaireka matching fun platform,” kata Pj Deputi Pengendalian Kependudukan BKKBN, Dwi Listyawardani, saat Rapat Koordinasi Bidang Kependudukan. Percepatan Pengurangan Stunting, yang diakses secara online di sini, Rabu.

Kerja sama tersebut nantinya akan memanfaatkan platform bernama “Kedaireka” milik Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi serta memanfaatkan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), ungkapnya.

Semua kegiatan dalam program pengurangan stunting akan diintegrasikan dan disesuaikan dengan target yang sama, seperti pemerintah daerah dan penduduk di pedesaan, katanya.

Kegiatannya antara lain Dapur Sehat Tangani Stunting (Dashat) dan melibatkan penguatan upaya Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) yang dilakukan oleh perguruan tinggi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang stunting, tambahnya.

“Ada juga program pendampingan yang dilakukan mahasiswa untuk masyarakat, misalnya KIE, program pemberdayaan, program intervensi gizi, pemberian makanan tambahan, dan lain-lain,” jelasnya.

Pj Wakil mengatakan, nantinya Universitas Gadjah Mada Yogyakarta akan menjadi koordinator bagi lebih dari 300 perguruan tinggi yang akan mendampingi keluarga di 318 kabupaten dan kota, atau sekitar 70 persen dari total kabupaten dan kota di Indonesia, ujarnya.

Meski pihak perguruan tinggi akan membantu dalam membantu keluarga, namun dukungan dari pihak swasta sangat dibutuhkan agar semua kegiatan dapat berjalan dengan maksimal, tambahnya.

BKKBN kini hanya punya waktu dua tahun untuk menurunkan angka stunting Indonesia dari 24,4 persen menjadi 14 persen. Target 2024 diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

BACA JUGA:  Masjid AS Salurkan Bantuan Pangan untuk Orang Yang Terkena Dampak Pandemi

Berita terkait: Kerjasama BKKBN-Rumah Zakat untuk mempercepat pengurangan stunting
Baca juga: BKKBN Gandeng Kemendiknas Berantas Stunting