Bangkutaman Merilis “The Backstage Session”

14 Februari 2017 – Jakarta – Setelah merilis mini album (EP) Rileks pada tanggal 8 Oktober tahun lalu, unit pop-rock asal Jogja yang hijrah ke Jakarta ini kini kembali dengan merilis mini album The Backstage Session.

Mini album ini dirilis lewat layanan digital, dari Apple Music, Spotify, Joox, Deezer dan lain sebagainya.

Menarik menyimak rekaman The Backstage Session ini. Sesuai dengan tajuknya, The Backstage Session berisi 4 rekaman lagu-lagu yang ada di mini album Rileks namun dalam format akustik.

“Waktu itu Irwin bawa digital multitracker dan 2 microphone condensor, dan kami malas ke mana-mana. Dan anak-anak paling nggak bisa lihat gitar akustik nganggur gituh aja hahahah” Cerita Acum mengenang pembuatan The Backstage Session.

Kenapa “The Backstage Session”?

Karena waktu itu, bangkutaman memang harus manggung membawakan 4 lagu ini dan kami semua ingin menghafalkan part-part kami masing-masing dengan lebih baik. Dan hasil rekamannya ternyata bisa mengintepretasikan rileks dengan nuansa baru. Yang mana menggarisbawahi materi album mini Rileks yang memang awalnya didesain sebagai materi genjreng-genjreng tongkrongan juga.

Nilai plus dari The Backstage Session ini adalah selain rekaman musik berformat akustik, ada juga unsur-unsur kesalahan dan percakapan intim di dalam rekaman tersebut yang mana memang sengaja dimasukkan untuk menangkap kejujuran dari rekaman yang dilakukan di sebuah kamar hotel, di sela-sela kunjungan mereka di Palembang, 10 Desember yang lalu.

“Ya, itu terjadi gak sengaja, pas lagi asik ngumpul, ya udah akhirnya coba iseng-iseng ngerekam, ya hasilnya kaya gini. Kita pengen bikin ini bukan rekaman, tapi sesi latihan atau jamming yang kebetulan direkam, jadi ya hasilnya jujur, apa adanya “ ujar gitaris Irwin Ardy.

The Backstage Session menunjukan lebih dalam sisi ‘rileks’ dari mini album Rileks-nya bangkutaman. Bangkutaman pun membawakannya dengan benar-benar santai tanpa ada tujuan untuk menghasilkan rekaman yang secara teknis sempurna, tapi masih tetap nikmat dan layak untuk didengarkan.

“Seperti dijelaskan sebelumnya, bahwa apa yang kami buat di mini album Rileks kemarin sampai Backstage Session semua menggambarkan fase bangkutaman sekarang, yang memang lagi santai banget, meski dalam status band belum terlalu mapan, namun kita nikmati fase ini,” ungkap vokalis dan gitaris Wahyu ‘Acum’ Nugroho.

“Sebuah lagu sederhana dan mudah dikunyah. At some point, lagu ini sepertinya bisa mewakili siapa saja yang menjadi karyawan. Curhatan masa lalu yang menyenangkan untuk dikenang,” ungkap Irwin Ardy. Lewat single “Pekerja” bangkutaman mencoba memotret kondisi mereka sendiri sebagai karyawan alias pekerja juga orang-orang lain yang memiliki profesi yang sama dengan mereka.

Ada banyak agenda dari bangkutaman di tahun ini. Setelah merilis The Backstage Session, bangkutaman telah menyiapkan sebuah kejutan untuk perayaan Record Store Day yang jatuh pada 22 April 2017.

“Bakal ada sesuatu yang layak ditunggu-tunggu buat fans dan pecinta musik Indonesia, sampai jumpa di Record Store Day tahun ini,“ungkap Madava.

Selain itu Bangkutaman akan kembali masuk studio untuk karantina kedua, mengerjakan materi untuk album ketiga mereka yang rencananya akan dirilis di tahun ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *